De Museum Cafe


Berbekal informasi dari Bang Acep S Effendy dalam komunitas Muslim The Yeshiva Institute tentang keberadaan De’ Museum Cafe, Malang, saya pun berkesempatan meninjau langsung cafe milik Bu Meiske dengan pendekar Bapak Bambang Nursena.
Sesuai dengan namanya, selain kuliner, cafe ini juga gudangnya manuskrip kuno berbahasa Ibrani, Arab, Sanskrit dan Jawa. Berbekal pengetahuan tentang Teologi Kristen dari Mr. Nathan Frick, saya pun mencoba berlatih beradu dengan mereka.
Membaca, memahami, mengoneksi. Untuk kejayaan tanah surga, Zamrud Khatulistiwa: Indonesia. Juga kedamaian rakyat Indonesia yang beragama Islam dalam melestarikan tradisi Islam Nusantara yang berkemajuan. Melestarikan tradisi lama yang baik dan mengambil tradisi baru yang lebih baik. Maka, hafal syair Hubbu Al-Wathan karya Mbah Wahab Chasbullah adalah sebuah keharusan.


No comments:

Post a Comment