British Council Sebarkan Virus Sosial Enterprise


Bertempat di Ashley Hotel Jakarta, British Council menyelenggarakan workshop sosial enterprise. Workshop ini berlangsung selama 5 hari, dimulai tanggal 10 Januari 2019 dan selesai tanggal 15 Januari 2019. Tiga puluh peserta terpilih perwakilan dari setiap daerah, Sabang sampai Merauke, mengikuti kegiatan ini secara antusias. Satu per satu materi dari trainer diadopsi untuk diterapkan dalam proses pengembangan organisasi masing-masing.


Materi-materi yang menjadi bahan diskusi selama 5 hari yaitu: Transformasi CSO ke SE, Triple Bottom Line, SE Model, SE Business Model, River Mapping, Market Place, Theory of Change, Where to Play, Business Model Canvas, SE Legal and Financial Management. Tentu materi-materi tersebut disajikan dengan sangat menyenangkan karena dikombinasikan dengan game.



Para trainer yang friendly dan humble juga membuat training ini lebih bersahabat. Trainer tersebut diantaranya: Ari Sutanti selaku senior project manager, Dr. Ari selaku professional dari Binus University, Mas Jimmy dan Mas Zainal serta team support British Council.

Agenda ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan British Council. Dari segi materi bukan menjadi hal baru bagi saya, karena semenjak 2014 saya selalu mengikuti Indonesia Media yang menjadi salah satu SE sukses di bidang kesehatan. Selain itu, kami juga mengembangkan SE di bidang pendidikan dan kebudayaan yang akan dikombinasikan dengan teknologi.

Walaupun aturan terkait legalitas SE di Indonesia masih ambigu, generasi muda seyogyanya terus mengembangkan diri. Inggris menjadi negara yang sukses mengembangkan SE, legalitasnya dan pemasukan untuk negara. Kedepannya, SE akan menjadi ujung tombak umat manusia untuk menyeimbangkan diri terhadap sosial dan lingkungannya.

No comments:

Post a Comment