LEMHANNAS Siapkan Kurikulum Peningkatan Modal Manusia Guna Pembangunan Berkelanjutan


LEMHANNAS - Bertempat di Auditorium Gajah Mada (14/08), Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia (LEMHANNAS RI) selenggarakan Seminar Nasional dengan tema “Upaya Peningkatan Modal Manusia Menghadapi Revolusi Industri 4.0 Guna Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan”. Ini merupakan acara puncak Program Pendidikan Reguler Angkatan LIX Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia tahun anggaran 2019 yang diikuti oleh para pimpinan institusi.

Acara ini dibuka oleh Gubernur Lembaga Ketahahan Nasional Republik Indonesia, Letjen TNI (Purn) Agus Widjoyo dan dihadiri oleh Menteri Bappenas, Bambang Brodjonegoro. Beliau menyampaikan bahwa sudah saatnya Indonesia bergerak lebih cepat. Tren negara-negara maju mulai membuka kran imigran untuk menyuplai sumber daya manusia. Tentu dengan melalui screening yang ketat untuk mendapatkan imigran terdidik.

“Indonesia bersiap menyambut bonus demografi atau bahasa ilmiahnya deviden demography. Kondisi tersebut tidak serta merta membuat bangsa Indonesia lebih baik, tapi akan menjad bencana jika tidak dipersiapkan dengan baik mulai dari sekarang.” Lanjutnya.

Seminar ini membahas lebih dalam memetakan langkah Indonesia dalam mempersiapkan banyak hal. Setidaknya ada 3 hal yang harus dibenahi, yaitu: system pendidikan, pemanfaatan teknologi dan sinergi antar-lembaga. Perubahan system pendidikan dengan menitikberatkan kemampuan literasi, daya saing dan kualitas karakter. Maka, langkah yang perlu dilakukan oleh pemerintah diantaranya:
     1.      Transformasi kurikulum pendidikan
     2.      Program wajib belajar 12 tahun
     3.      Peningkatan kompetensi tenaga pengajar
     4.      Ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan berbasis teknologi
     5.      Penguatan system penjamin mutu

Sementara itu, pemerintah juga perlu mendukung pemanfaatan semaksimal mungkin pemanfaatan teknologi dengan pemerataan teknologi di daerah 3T dan juga membangun infrastruktur langit. Langkah yang perlu dilakukan dantaranya:
     1.      Mempersiapkan agen transfer teknologi
     2.      Pengembangan dan pembangunan infrastruktur jaringan teknologi
     3.      Penyediaan akses teknologi
     4.      Menciptakan ekosistem investor baru


Sinergi antar-lembaga pemerintah mutlak diperlukan agar terbentuk link dan match. Lemhannas bekerja sama dengan Kementerian Riset dan Teknologi sebagai leading sector. Selain itu membuat grand design bersama pemerintah dan swasta dalam membentuk sumber daya manusia unggul untuk pembangunan berkelanjutan

No comments:

Post a Comment