Dewan Kesenian Jawa Timur Sosialisasikan Folklor dalam Seni Pertunjukan


Dewan Kesenian Jawa Timur sosialisasikan folklore untuk mengenali jati diri bangsa. Bertempat di Latarombo Café, sosialisasi berlangsung meriah dengan dihadiri pejabat setempat, para guru, budayawan dan akademisi. Sosialisasi ini sebagai upaya meningkatkan nasionalisme dan cinta tanah air kepada masyarakat Jawa Timur khususnya generasi muda.

Kurang lebih selama 3 bulan, tim konservasi budaya melakukan riset terhadap folklore dengan spesifikasi dalam seni pertunjukan. Tim konservasi budaya sebanyak 5 orang diantaranya: Desiderius Alrin Rahadianto, Ardiansyah Bagus Suryanto, Riszky Alla Saputra dan Tiara Widya Iswara yang diketuai oleh Wulansary.

Dalam sosialisasi tersebut setidaknya ada 7 cerita rakyat yang diabadikan dalam seni pertunjukan. Kisah-kisah tersebut seharusnya menjadi inspirasi dalam memupuk karakter jati diri bangsa. Cerita rakyat tersebut diantaranya: Laskar Majapahit dalam Pementasan Ludruk, Dewi Andong Sari dalam Tari Runtik, Panji dalam Tari Topeng Malangan, Prabu Suryadadari dalam Wayung Purwa, Reog Ponorogo, Menakjinggo dan Tari Gandrung Sewu.



No comments:

Post a Comment