Menjalankan Syariat dengan Membangun Peradaban Santun: Pengukuhan Pengurus Perdamaian NU Jawa Timur


Tugas berat sekaligus mulia diemban bagi siapa saja yang diberi amanah sebagai pengurus Nahdlatul Ulama’. Tugas tersebut ialah menjaga rumah bernama Indonesia agar tetap damai dengan karakter ramah dan santun. Yang diwujudkan dalam tema pengukuhan pagi ini (24/10), Cinta Tanah Air Sebagian dari Iman.

K. H. Marzuki Mustamar selaku Ketua NU Jatim berpesan agar para pengurus menjaga ibadah, terutama shalat. Menjalankan syariat secara baik, serta menjaga keluarga agar dapat melaksanakan aturan agama dengan penuh tanggung jawab. Menjalankan syariat agama secara konsisten di lingkungan terkecil keluarga.  

Tidak hanya itu, beliau juga berpesan agar senantiasa menjaga wibawa jamiyyah dengan menjalankan aturan agama dan perundang-undangan dengan baik. Kiai Marzuki tidak ingin mendengar ada pengurus NU yang terlibat pelanggaran hokum dan korupsi.


Kami bersama Tim Peneliti dan segenap pengurus Badan Khusus Aswaja NU Center PWNU Jawa Timur mengikuti jalannya acara dengan khidmat. Harapan kami selain menjaga keilmuan Islam, juga memperbaiki akhlak seperti yang dicontohkan Rasulullah. Prinsipnya, menjadi baik tanpa menjelekkan, meningkatkan iman dan taqwa tanpa mengafirkan.


Kegiatan diisi dengan pengukuhan pengurus seluruh lembaga dan badan khusus di Aula gedung PWNU Jawa Timur, Jl. Masjid Al-Akbar Timur no.9 Surabaya. Pengarahan disampaikan K. H. Anwar Iskandar selaku Wakil Rais PWNU Jawa Timur, serta ditutup dengan doa oleh Rais PWNU Jawa Timur, K. H. Anwar Manshur.


No comments:

Post a Comment