Terharu Haruna


Terharu. Bukan karena baju baru atau menemukan komunitas baru. Tetapi baru bertemu teman yang tidak baru. Mungkin terakhir kali kita bertemu ketika tahun baru. Dengan kondisi yang benar-benar baru di tempat baru masing-masing. Kami secara sengaja ikut serta disebuah acara yang baru dalam aksi, namun tidak benar-benar baru dalam ide.
Selain itu, aku sangat terharu bertemu seorang teman baru dari negara matahari baru, terbit. Namanya Haruna, tapi orang-orang baru sering memanggilnya hanura. Tidak salah orang-orang baru memanggilnya hanura, karena memang nama itu tidak baru bagi rakyat Indonesia. Tapi sedikit baru dalam tata letak huruf. Hanura, bukan partai baru. Tapi Haruna, mahasiswa baru penerima darmasiswa.

No comments:

Post a Comment