Negeri Pancasila


Indonesia mempunyai sebuah rahasia yang mengundang banyak perhatian. Sedemikian luas wilayah geografisnya, terdiri dari kurang lebih 17.000 pulau, 500 bahasa daerah yang tidak saling memahami satu sama lain. Belum lagi kultur dan agamanya sangat berbeda, namun menjadi suatu negara kesatuan yang sangat rapi dan solid. Ini yang menarik perhatian seluruh bangsa di dunia.

 

Orang tidak bisa membayangkan, di negara-negara daratan Timur Tengah sana, bahasanya sama, agamanya sama, etniknya sama, tapi sampai sekarang ini mereka berdarah-darah perang saudara. Tetapi kita di sini, warna kulitnya berbeda, bahasanya berbeda, agamanya berbeda, tapi kompak seperti ini. Inilah yang harus kita syukuri semuanya karena adanya kearifan founding father dalam melahirkan sebuah negara bangsa yang berazaskan Pancasila. Sehingga perbedaan bukan menjadi suatu persoalan, melainkan sebuah rahmat. 

 

Perbedaan wujud subjektif dan objektif dalam masyarakat dijadikan sebagai suatu modal oleh Indonesia. Tidak sedikit para turis dan pengamat datang ke Indonesia untuk belajar bagaimana sebuah negara bangsa yang seperti ini bisa membangun suatu kesatuan dan persatuan yang sangat solid. Di sinilah kebesaran hati para pendahulu. Meletakkan dasar bagi bangsa Indonesia untuk sama-sama merasakan bahwa NKRI adalah rumah bersama. 

 

Peranan besar majelis ulama sangat penting. Fatwa-fatwanya sangat mencerahkan dan inklusif. Tidak sedikit fatwa majelis ulama menyelesaikan persoalan-persoalan yang berpotensi menimbulkan konflik. Hadirnya sebuah fatwa sangat membantu dan mencerahkan sesama. Pengakuan Negara terhadap majelis-majelis tersebut sebagai wujud Ketuhanan Yang Maha Esa.

 

Mari kita jaga dan nikmati keberadaan bangsa Indonesia dengah alam yang subur dan indah ini atas karunia Allah SWT. Di samping itu, alhamdulillahdengan catatan dan keterbatasan yang kita miliki, Indonesia termasuk 3 negara berpenduduk mayoritas Islam yang masuk G20: Indonesia, Turki dan Saudi Arabia.

 

Kenapa Indonesia? Banyak orang yang kaget. Kemampuan Indonesia, untuk memelihara solidaritas, persatuan dan kesatuan. Hal ini membuat Indonesia menjadi negara yang sangat diperhitungkan. Pancasila sebagai bentuk toleransi yang menyatukan keberagaman dalam bingkai keber-agama-an: Ketuhanan Yang Maha Esa. 

 

NKRI adalah bentuk final Republik Indonesia. Tidak perlu lagi mengidealisasikan sebuah konsep negara lain. Dengan NKRI insyaallah seluruh kepentingan umat Islam tidak akan terabaikan. Ajaran Islam bisa direalisasikan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, demikian pula agama lain. Oleh karena itu, mari jaga persatuan dengan merawat perbedaan ini. Janganlah perbedaan ini membuat masyarakat terpecah belah, namun sebaliknya menjadikan perbedaan sebagai suatu rahmat. Merayakan perbedaan dan mensyukurinya, karena perbedaan ini membuat bangsa Indonesia sangat dikenal oleh negara-negara lain. Sebagai negara yang sangat simbolik. Bhinneka Tunggal Ikaadalah sebuah kenyataan, bukan hanya dalam mimpi.

 

Belajar, dan terus belajar. Mendalami ajaran agama masing-masing. Yakin bahwa semakin paham dengan ajaran agama, maka akan semakin menghargai yang lain, toleransi, berkeadilan dan merayakan perbedaan dengan senyuman. Menjadikan perbedaan bukan sebagai akar konflik, tapi menjadikan perbedaan ini sebagai sarana meningkatkan nilai jual dan ekonomi, mengasah keimanan dan toleransi, serta menguji keberagamaan dan keberagaman. Semoga bangsa Indonesia semakin jaya. Memberikan harapan, wawasan dan semangat baru untuk menjaga dan merawat nilai luhur bangsa Indonesia.

No comments:

Post a Comment