Turi Putih



Every soul will die. Rich, poor, smart, stupid, good, evil, everything will go back to the same place. Wear clothes with the same area of the house. Life is very short, like a flash of light. Alone in the grave. Who will help and accompany us? The good things we have done during our life in the world.

Turi putih turi putih
Saya beri tahu bahwa semua manusia pasti akan mati

 Ditandur ning kebon agung
Ditanam di sebuah taman yang megah

Ana cleret tiba nyemplung
Seperti kecepatan cahaya yang jatuh ke lubang

Mbok Ira kembange apa
Bu Ira bunganya apa?

Wetan kali, kulon kali
Timur sungai, barat sungai

Tengah-tengah tanduran pari
Di tengah tanaman padi

Sesuk ngaji saiki ngaji
Besok ngaji sekarang ngaji

Ayo manut para kiai
Ayo patuh kepada kiai

Tandurane tanduran kembang
Tanamannya tanaman bunga

Kembang kenanga ning njero gua
Bunga kenanga di dalam gua

Tumpakane kereta Jawa
Kendaraannya kereta Jawa

Roda papat rupa menungsa
Roda empat berwujud manusia

Syair ini menceritakan tentang transisi kehidupan manusia. Bahwa siapapun dan apapun posisi kita selama hidup di dunia, akan berakhir sama. Semuanya pasti akan kita tinggalkan. Yang kita bawa hanyalah kain putih dan amal perbuatan selama hidup. Kendaraan terakhir kita adalah keranda mayat yang beroda empat berwujud manusia. Tidak ada yang patut kita sombongkan di dunia dan tidak ada yang kita andalkan ketika mati selain amal kebaikan kepada sesame ciptaan Allah.

No comments:

Post a Comment