Pancasila Bergema di Langit Amerika



Ramadan program in US Consulate General of Surabaya hold a film screening of The Secret Life of Muslims. A documentary that feature a diverse set of American Muslim from a wide range of ethnic and national origins speaking directly to their own respective experiences. The series illuminates the existing complexity and diversity of America’s 3.3 million Muslims, while pointing to a common shared humanity.

Ada tujuh film yang diputar, menggambarkan kehidupan Muslim di Amerika. Di sela-sela pemutaran film, kami berbagi pengalaman terkait kehidupan Muslim di Amerika. Salah satu peserta yang pernah menjalani proses kehidupan di Amerika, Eropa dan negara-negara Barat menceritakan bahwa kunci agar kita menjadi orang menyenangkan dengan tetap taat sebagai Muslim adalah mengambil fiqh yang paling ringan, baik terkait makanan atau pun ritual peribadatan lainnya.

Bu Kristin selaku perwakilan Amerika Serikat menceritakan pengalaman beliau ketika bertugas di Israel. Suasana tidak sebegitu mencekam seperti apa yang digambarkan media massa. Ketika masa penugasannya, beliau selalu membuat program-program yang membaurkan Muslim dan Yahudi.

Beliau juga menambahkan bahwa di Amerika, kebebasan berpendapat betul-betul dijaga, baik terkait isu agama maupun yang lain. Dalam dunia pendidikan, kampus negeri biasanya tidak menyediakan pengajaran khusus terkait agama, sedangkan kampus swasta ada pengajaran agama yang bebas diikuti. DI Amerika, Muslim tetap bisa menjalankan ibadah ketika ujian tengah berlangsung dengan menggantinya setelah ibadah.

Selain daripada itu, salah satu WNI yang bekerja untuk pemerintah Amerika menceritakan kehidupan Muslim di Negeri Paman Sam. Di Amerika, puasa berlangsung kurang lebih 14-15 jam. Selama di Amerika, beliau lebih mengenal dirinya sendiri karena di Amerika situasinya berbeda dengan Indonesia. Kita mengetahui waktu adzan melalui internet dan tidak ada yang peduli apakah seseorang beribadah atau tidak. Ketika hari Jumat, Muslim di Amerika di undang untuk salat Jumat di Pentagon.


Diskusi dan perbincangan terkait kehidupan Muslim di Amerika cukup menarik. Di akhir acara, kami diminta untuk menulis harapan terkait program ini dan rencana tindak lanjut. Kami juga membuat video pendek terkait Pancasila yang akan dirayakan kelahirannya esok hari, 1 Juni 2018.










US Consulate General
Kamis, 31 Mei 2018

No comments:

Post a Comment