Buku: 80 Ways to Use ChatGPT in the Classroom


ChatGPT, model bahasa AI yang telah mendapatkan popularitas luas dan sekarang digunakan di ruang kelas di seluruh dunia. Stan Skrabut, Ed.D, seorang teknolog dan konsultan pendidikan, telah menulis sebuah buku berjudul "80 Cara Menggunakan ChatGPT di Kelas" yang mengeksplorasi potensi ChatGPT untuk meningkatkan pengajaran dan pembelajaran. Buku ini menawarkan berbagai contoh bagaimana ChatGPT dapat digunakan, seperti membuat pertanyaan diskusi, membuat alat bantu belajar, menilai esai, dan menyediakan rencana pembelajaran yang dipersonalisasi.

 

Menggunakan ChatGPT dalam pendidikan bukan hanya tentang mempermudah, tetapi juga mempersiapkan siswa untuk masa depan di mana AI menjadi semakin penting. Dengan membekali siswa dengan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan, pendidik dapat membantu mereka berkembang dalam lanskap teknologi yang terus berkembang.

 

ChatGPT muncul pada November 2022. Kemunculannya dianggap mengganggu bisnis dan industri seperti pendidikan tinggi, mirip dengan kemunculan percetakan dan internet. Pada intinya, chatGPT menggunakan kecerdasan buatan untuk menyusun respons terhadap pertanyaan yang mencakup berbagai topik. Wajar jika dalam pendidikan, kubu-kubu terbagi antara yang ingin melarang chatGPT karena menganggap itu sebagai cara bagi siswa untuk berbuat curang. Sebaliknya, yang lain melihatnya sebagai alat untuk memperluas pembelajaran. Sebagai teknolog instruksional, Stan melihat potensi besar di chatGPT. Stan sudah mulai menggunakannya untuk mendukung fakultas tempatnya bekerja.

 

ChatGPT adalah model bahasa terlatih yang dibuat oleh OpenAI. Ini adalah varian dari model GPT (Generative Pre-training Transformer) dan dilatih pada kumpulan data teks percakapan yang besar. Itu dapat disesuaikan untuk berbagai tugas pemrosesan bahasa alami seperti terjemahan bahasa, menjawab pertanyaan, dan penyelesaian teks. Itu juga dapat digunakan untuk menghasilkan teks mirip manusia untuk tugas-tugas seperti pengembangan chatbot dan pembuatan bahasa.

 

OpenAI belum mengungkapkan secara terbuka data spesifik yang digunakan sebagai basis dataChatGPT. Namun, mereka menyiapkan model dengan kumpulan data yang beragam termasuk mencakup berbagai informasi faktual seperti peristiwa sejarah, sains, teknologi, dan pengetahuan umum. Data pelatihan berasal dari berbagai sumber seperti buku, artikel, dan website yang memberikan informasi akurat dan terpercaya. Selain itu, model dapat disesuaikan pada kumpulan data faktual tertentu untuk meningkatkan kinerjanya pada tugas-tugas tertentu, meskipun informasi ini tidak tersedia untuk umum.

 

ChatGPT adalah tambahan lain untuk jajaran alat tulis kecerdasan buatan seperti Jasper, Sudowrite, Quillbot, dll. Itu dibangun di atas Grammarly, aplikasi Hemingway, Google Docs, Microsoft Word, dan lainnya. Secara historis, pendidikan telah mendorong kembali teknologi baru yang memasuki lapangan, seperti menulis, mesin cetak, penggaris slide, kalkulator, komputer, pengolah kata, pemeriksa ejaan, pemeriksa tata bahasa, internet, Wikipedia, sumber daya pendidikan terbuka, dll.

 

Dalam "80 Cara Menggunakan ChatGPT di Kelas", Stan Skrabut memberikan saran praktis tentang cara menggabungkan ChatGPT secara efektif ke dalam kelas dan mengatasi masalah dan tantangan yang muncul akibat penggunaan AI dalam pendidikan. Apakah seseorang adalah pendidik berpengalaman atau baru mengenal AI, buku ini menawarkan wawasan berharga tentang cara memanfaatkan kekuatan ChatGPT untuk mengubah cara mengajar dan belajar terjadi.

 

Stan Skrabut memiliki pengalaman bertahun-tahun di bidangnya dan memberikan keahlian dan wawasan yang tak ternilai dalam mengintegrasikan AI ke dalam pendidikan. Stan memberikan contoh dan saran praktis untuk membantu pengajar memanfaatkan sepenuhnya kemampuan chatGPT sambil menangani potensi masalah dan kritik. Buku ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa AI dapat meningkatkan pengajaran dan pembelajaran serta mendorong para pendidik untuk menggunakan teknologi ini di dalam kelas. 

 

Meskipun chatGPT cukup bagus, ini tidak sempurna. Pengguna ChatGPT harus menerapkan keterampilan berpikir kritis untuk memastikan bahwa hasilnya benar. Anda masih ahli yang mengawasi bantuan yang disediakan oleh chatGPT.

 





Referensi:

Skrabut, S. (2023). 80 Ways to Use ChatGPT in the Classroom. United States


Post a Comment

0 Comments