Kualitas Paling Utama


Kualitas lebih utama apabila dibandingkan dengan kuantitas. Pembatasan kuota perempuan dalam pemilu 2014 tidaklah dibutuhkan. Tidak ada diskriminasi terhadap perempuan di era modern seperti sekarang. Berbeda dengan kondisi pada masa R. A. Kartini yang dengan tegas perempuan ditindas dan tidak dihargai.

Menjadi caleg merupakan hak setiap warga Negara yang telah memenuhi kriteria. Penyeleksian tidak sepatutnya dari jenis kelamin, melainkan dari kualitas diri, kecerdasan, dan keterampilan. Sehingga hasil yang diperoleh benar-benar sosok pemimpin yang arif bijaksana. Sangat tidak etis bagi Negara Kesatuan jika masih ada diskriminasi jenis kelamin. Kualitaslah yang seharusnya diutamakan,. Sehingga baik perempuan atau laki-laki bebas mencalonkan sebagai anggota legislatif, tanpa ada pembatasan kuota.

No comments:

Post a Comment