Dilema Nikah Muda


Pernikahan merupakan impian setiap orang untuk melanjutkan keturunanmya. Setiap orang berhak menentukan pasangan hidupnya. Di era teknologi sekarang ini, banyak jejaring sosial memberikan peluang lebih besar dalam mengenal satu sama lain walaupun terpisah jarak yang cukup jauh. Bahkan, bisa berlanjut dalam hubungan yang lebih serius dalam sebuah ikatan suci; pernikahan.

Seiring dengan kemudahan itu, masyarakat cenderung memilih nikah muda. Dalam dunia kampus, beberapa mahasiswa tidak sedikit yang menikah sebelum kelulusan. Ini akan mempengaruhi proses perkuliahan dalam meraih prestasi. Selain dibebani SKS, mereka juga mempunyai tanggung jawab keluarga. Sehingga secara tidak langsung akan mempengaruhi prestasi mereka. Memang tidak ada larangan menikah ketika masih aktif kuliah, namun akan lebih baik jika menikah setelah kelulusan.

Semua itu menjadi dilema. Ada sebagian mahasiswa yang masih aktif kuliah, namun mempunyai usia yang cukup matang. Bagi perempuan umur 18-21 tahun merupakan umur yang sudah cukup matang baginya. Namun, bagi laki-laki umur 18-21 tahun masih terlalu muda untuk menikah. Menikah dengan tetap belajar dan meraih banyak prestasi merupakan pilihan yang terbaik bagi setiap orang khususnya mahasiswa yang memutuskan untuk menikah sebelum kelulusan. 

No comments:

Post a Comment